Aplikasi Android Selain Bluestack untuk PC dan Laptop

9+ Aplikasi Android Selain Bluestack untuk PC dan Laptop

Emulator aplikasi android selain Bluestack biasa digunakan untuk membuka aplikasi android di PC atau laptop. Sesuai namanya, emulator merupakan sebuah program yang berfungsi mengemulsi atau meniru komputer maupun program lain.

Salah satu yang banyak digunakan adalah Bluestacks, program emulator paling populer di OS Windows. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk memainkan game atau mencoba fitur android melalui perangkat komputer atau laptop.

10 Rekomendasi Aplikasi Android Selain Bluestack untuk PC dan Laptop

Saat ini, emulator umum digunakan untuk bermainkan video game atau permainan digital. Selain Bluestacks, sebenarnya masih banyak lagi app atau program lainnya yang bisa digunakan, di antaranya yaitu sebagai berikut.

  1. LeapDroid Emulator

Emulator aplikasi android selain Bluestack yang pertama adalah LeapDroid. Salah satu keunggulannya adalah app ini terasa ringan namun memiliki performa cepat, serta dapat diinstal secara gratis bagi para pengguna Windows.

Selain itu, kelebihan lainnya adalah app ini memiliki fitur yang dapat memudahkan kustomisasi kontroler. Pengaturan kontrolnya juga bisa disesuaikan atau dikustomisasikan dengan menggunakan perangkat mouse maupun keyboard sesuai preferensi kamu.

Karena termasuk ringan, LeapDroid tidak membutuhkan spesifikasi komputer tinggi dibanding aplikasi dengan fitur sejenis. Selain itu, tampilannya juga sederhana, mudah dijalankan, serta bisa berjalan pada sistem operasi android paling baru.

  1. Nox Player

Berikutnya ada Nox Player, aplikasi emulator Android populer lainnya untuk kamu gunakan baik pada Windows maupun Mac. Selain itu, terdapat pula fitur multi simulator untuk membuka game atau aplikasi berbeda.

Oleh karena itu, kamu dapat menggunakan banyak akun dengan mudah hanya dengan satu aplikasi. Nox Player juga memungkinkan dukungan perangkat kontroler ekstra, seperti joystick dan beberapa perangkat konsol tambahan lainnya.

Selain itu, terdapat fitur open keyboard mapping yang bisa dijalankan hanya dengan satu klik. Terdapat pula perekam makro default yang memungkinkan kamu untuk merekam operasi kompleks pada dengan performance terbaik.

  1. Genymotion

Emulator aplikasi android selain Bluestack berikutnya yaitu Genymotion yang banyak digunakan oleh para developer software. Oleh karena itu, Genymotion memiliki seluruh fitur yang dibutuhkan untuk membantu proses pengujian perangkat lunak.

Kamu juga dapat menjalankan Genymotion sebagai aplikasi lokal maupun di cloud, sehingga bisa digunakan secara praktis. App untuk versi desktopnya gratis untuk pemakaian pribadi, namun terdapat pula beberapa lisensi berbayar.

Baca Juga:  Inilah Fungsi Aplikasi Dropbox untuk Laptop Bagi Kamu Pemula

Genymotion dikenal sebagai salah satu emulator terbaik untuk Linux, dan mampu mengemulasi lebih dari 3000 konfigurasi android. Selain itu, kompatibilitas pikselnya juga berdefinisi tinggi sehingga visualnya lebih jelas pada PC.

  1. Droid4X

Pilihan emulator aplikasi android selain Bluestack selanjutnya adalah Droid4X dengan performa yang tak kalah ringan dan cepat. Salah satu keunggulannya adalah Droid4X telah mendukung fasilitas touch screen untuk perangkat tertentu.

Terdapat pula fitur perekaman layar untuk menyimpan rekaman saat bermain game atau melakukan demo aplikasi. Untuk menambah pengalaman bermain game, kamu juga bisa mengkonfigurasi keyboard atau gamepad ke Droid4X ini.

Program emulator satu ini memungkinkan penggunanya menyesuaikan kontrol sesuai preferensi maupun kebutuhan. Selain itu, Droid4X telah mendukung sebagian besar game maupun aplikasi mobile lainnya yang tersedia di Google Play Store.

  1. MEmu Play

Berikutnya, ada MEmu Play (Memu), sebuah emulator dengan kompatibilitas lengkap, dengan chip Intel maupun AMD. Selain itu, aplikasi android selain Bluestack ini telah memiliki akses root dan tapilan sidebar lengkap.

Meskipun masih terbilang baru, MEmu Play banyak menarik perhatian karena bisa diinstal pada perangkat dengan spesifikasi minimal. Oleh karena itu, MEmu termasuk program yang mudah untuk diinstal tanpa spesifikasi khusus.

Beberapa fitur yang terdapat pada MEmu Play di antaranya yaitu opsi virtualisasi serta berbagai opsi pemetaan keyboard. Selain itu, terdapat berbagai pengaturan keyboard khusus untuk meningkatkan pengalaman gaming yang maksimal.

Baca juga: 15 Aplikasi Recording Terbaik untuk Merekam Suara di Android

  1. Ko Player

Emulator aplikasi android selain Bluestack berikutnya adalah Ko Player yang bisa dijalankan baik di Windows maupun macOS. Salah satu keunggulannya yaitu antarmuka atau UI yang sederhana, interaktif, dan mudah digunakan.

Ko Player telah hadir dengan Google Play Store inbuilt, sehingga dapat memberi kamu akses ke aplikasi apapun yang diinginkan. Selain itu, app ini memungkinkan pemanfaatan seluruh fitur dan fungsi android.

Terdapat pula fitur recording untuk merekam maupun membagikan gameplay bersama orang lain. Dengan fokus utama untuk memberi pengalaman gaming yang bebas lag, Ko Player sangat cocok digunakan untuk para gamers.

  1. PrimeOS

Berikutnya ada PrimeOS, emulator aplikasi android selain Bluestack lainnya yang memberikan pengalaman desktop lengkap. PrimeOS dirancang sebagai sebuah perpaduan sempurna antara perangkat android dan PC, baik itu Windows maupun macOS.

Beberapa fitur yang dimilikinya antara lain dukungan untuk melakukan boot ganda hanya dengan satu klik. Selain itu, adanya gabungan ekosistem android dan system interface memberi pengalaman gaming yang lebih maksimal.

Baca Juga:  Permainan yang Menghasilkan Uang Bisa Anda Mainkan Tiap Hari

Jika dibandingkan dengan Windows budget system, PrimeOS menawarkan kinerja tinggi. Bahkan, PrimeOS dapat berjalan dengan baik dan ringan, cukup nyaman dengan adanya fitur taskbar serta window yang ukurannya bisa diubah-ubah.

  1. LD Player

Emulator aplikasi android selain Bluestack selanjutnya yang menawarkan sistem emulasi ideal adalah LD Player. LD Player telah menyediakan berbagai fitur komprehensif untuk membantu memenuhi kebutuhan emulasi di perangkat android apapun.

Beberapa fiturnya antara lain yaitu pengunduhan game serta aplikasi dari LD Store maupun Google Play, hingga kontrol khusus dengan keyboad dan mouse. LD Player juga dapat menjalankan beberapa game sekaligus.

Dari segi speed atau kecepatan performa, proses loading maupun perpindahan menu in-emulator pada LD player termasuk cepat. Grafisnya juga cukup baik dan memukau, dengan kualitas frame rate yang termasuk stabil.

  1. GameLoop

Berikutnya, ada emulator Gameloop yang biasa digunakan sebagai platform game di desktop. Sesuai namanya, emulator ini memang dikhususkan untuk gaming dan telah menyertakan banyak game populer, contohnya seperti PUBG Mobile.

Beberapa kelebihannya antara lain yaitu kontrol yang dapat dikonfigurasi, tidak memerlukan pendaftaran akun, hingga dapat bekerja di komputer berkonfigurasi rendah. Sehingga emulator dari Tencent ini termasuk yang memiliki banyak pengguna.

Sebelumnya, GameLoop dikenal dengan nama Gaming Buddy, dan mendukung banyak game populer maupun indie. Proses instalasinya pun mudah dan gratis, serta memiliki fitur anti-cheat untuk menunjang proses gaming lebih maksimal.

  1. ArChon

Emulator aplikasi android selain Bluestack terakhir adalah ArChon yang dapat digunakan untuk Windows, Mac, dan Linux. ArChon pada dasarnya merupakan app runtime resmi dari Google untuk Chrome package yang disederhanakan.

Sebagai program emulator yang disederhanakan, ArChon tetap mampu menjalankan aplikasi android apapun sebagai aplikasi ChromeOS. Selain itu, ArChon sangat sederhana dan ringan karena telah terintegrasi dengan app browser Google Chrome.

Oleh karena itu, emulator ini dapat digunakan pada semua OS, bahkan termasuk emulator android terbaik untuk Linux. Meskipun ringan, namun ArChon telah bisa digunakan untuk semua aplikasi maupun game android.

Jika kamu adalah seorang gamers, developer software, ataupun sekedar membutuhkan tampilan android untuk perangkat PC, cobalah menggunakan emulator. 10 emulator aplikasi android selain Bluestack di atas bisa dicoba sebagai referensi.