Kumpulan Aplikasi Linux Terbaik beserta Fungsinya

Kumpulan Aplikasi Linux Terbaik beserta Fungsinya

Jika kamu adalah pengguna baru, terdapat rekomendasi kumpulan aplikasi Linux yang perlu diinstal pada perangkatmu. Tidak semua distro Linux menyertakan aplikasi lengkap pada proses instalasinya, sehingga kamu perlu memilihnya sendiri.

Hal ini karena Linux merupakan software open source, berbeda dengan Windows yang pengembangannya hanya bergantung pada satu vendor. Artinya, siapapun bisa memodifikasi, menggunakan, dan mendistribusikan sistem operasi ini secara bebas.

Update Kumpulan Aplikasi Linux Terbaik beserta Fungsinya 2022

Meski bersifat open source dan terdapat banyak versi distro Linux, namun aplikasi yang digunakan umumnya tetap serupa. Oleh karena itu, berikut adalah kumpulan aplikasi Linux penting bagi para pengguna baru.

  1. Chrome

Meski umumnya pada awal penginstalan sudah terdapat browser internet, sebaiknya cobalah menginstal aplikasi browser tambahan. Di antara berbagai app browser, Chrome adalah salah satu program yang bisa digunakan pada Linux.

Kelebihan utama menggunakan Chrome adalah karena browser ini didukung oleh Google sebagai perusahaan teknologi terbesar. Sehingga banyak aplikasi eksklusif yang tidak bisa dijalankan pada browser lainnya dapat dijalankan menggunakan Chrome.

Namun perlu diperhatikan bahwa Chrome versi terbaru hanya tersedia untuk Linux 64 bit. Bagi pengguna 32 bit, kamu bisa menginstal Chrome versi lama atau menggunakan Chromium sebagai versi open source-nya.

  1. Wine

Terkadang, ada beberapa pengguna yang ingin menjalankan aplikasi OS Windows di perangkatnya. Sementara itu, aplikasi khusus sistem operasi Windows biasanya berekstensi (.exe) sehingga tidak bisa dijalankan pada perangkat lunak Linux.

Sebagai alternatif solusinya, Wine merupakan aplikasi perantara yang memungkinkan pengguna untuk bisa menjalankan aplikasi Windows. Namun, sebagai sebuah emulator tentu Wine tidak bisa sesempurna Windows saat menjalankan beberapa aplikasi tertentu.

Terkadang, beberapa aplikasi besar memerlukan pengaturan khusus yang harus diotak-atik terlebih dahulu agar tidak mengalami crash atau error. Namun jika kamu sangat membutuhkan app Windows, menginstal Wine sangat layak dilakukan.

  1. WPS Office

Kumpulan aplikasi Linux selanjutnya yang perlu diinstal bagi pengguna baru adalah WPS Office. Umumnya, kebanyakan user menginstal LibreOffice yang merupakan office app dengan platform yang juga sama-sama bersifat open source.

Namun jika dilihat dari segi fitur maupun tampilannya, WPS Office lebih mirip dengan Ms. Office dibandingkan LibreOffice. Sehingga program ini lebih cocok digunakan jika kamu lebih familiar menggunakan Ms. Office.

Baca Juga:  Aplikasi Helpdesk Gratis Terbaik untuk Bisnis Kamu

Kekurangannya adalah terdapat iklan untuk versi gratisnya, sebab WPS Office tidak sepenuhnya bersifat open source. Tetapi jika menginginkan versi gratis 100%, LibreOffice dengan antarmuka yang mungkin kurang familiar bisa dipilih.

  1. Xtreme Download Manager

Salah satu kumpulan aplikasi Linux lainnya yang penting untuk dimiliki adalah Xtreme Download Manager. Secara fungsi, program ini serupa dengan Internet Download Manager (IDM) di OS Windows, yaitu mengelola unduhan.

Sebagaimana aplikasi downloader pada umumnya, app ini dapat mempercepat download melalui mekanisme multi koneksi ke server tujuannya. Multi koneksi kemudian akan mengunduh bagian-bagian file secara terpisah lalu menyatukannya di akhir.

Namun kekurangan dari sistem multi koneksi adalah file unduhan sewaktu-waktu bisa mengalami corrupt saat download selesai. Hal ini bisa disebabkan oleh tidak stabilnya koneksi atau banyaknya proses pause/resume saat mengunduh.

  1. VLC Media Player

Umumnya, Linux telah memiliki app media playernya sendiri untuk memutar video atau musik secara default. Namun, VLC Media Player sebagai salah satu kumpulan aplikasi Linux bisa diinstal sebagai opsi tambahan.

Sebab jika dibandingkan, VLC Media Player memiliki berbagai fitur-fitur khusus yang tidak dimiliki oleh media player default. VLC bersifat open source dan tersedia untuk berbagai OS, termasuk beragam distro Linux.

Keunggulan utama VLC yaitu kelengkapan codec yang membuatnya bisa memutar nyaris seluruh berkas media audia maupun video. Fiturnya pun cukup banyak, mulai dari volume 200%, konversi, filter, skin, hingga streaming.

  1. Open Broadcaster Software

Untuk keperluan screen recording, salah satu kumpulan aplikasi Linux yang perlu dimiliki adalah Open Broadcaster Software. Program ini juga memiliki fitur live streaming yang bisa dipadukan dengan greenscreen dan webcam.

Meski fiturnya cukup kompleks, OBS merupakan app gratis tanpa watermark maupun batasan waktu perekaman. Alternatif lain yang bisa dicoba adalah Vokoscreen, yaitu perekam layar yang hanya tersedia pada OS Linux.

Jika menginginkan penggunaan yang lebih sederhana, Vokoscreen pilihannya. Namun jika membutuhkan fitur lengkap untuk merekam layar dengan custom transition, webcam, hingga greenscreen untuk keperluan konten video, OBS adalah pilihan terbaik.

Baca juga: Aplikasi untuk Windows 10, Wajib Kamu Install Segera

  1. Inkscape

Rekomendasi kumpulan aplikasi Linux selanjutnya yaitu editor foto atau grafis, salah satunya adalah Inkscape. Pada dasarnya, kegunaan Inkscape adalah untuk menggambar vektor seprti fungsi CorelDraw atau Adobe Illustrator pada Windows.

Baca Juga:  Aplikasi Untuk Menyembunyikan Aplikasi

Namun, kamu juga bisa memanfaatkannya sebagai tools edit foto standar untuk menggabungkan gambar, menghilangkan background, dan lain-lain. Dibandingkan editor foto default distro Linux yaitu Gimp, fitur Inksccape jauh lebih kompleks.

Selain itu, ruang kerja Inkscap lebih luas dibanding Gimp, sehingga kamu bisa mengedit banyak gambar dalam satu file saja. Namun jika keperluan editingmu lebih sederhana, Gimp sudah cukup untuk sehari-hari.

  1. Openshot Video Editor

Kumpulan aplikasi Linux berikutnya yang perlu kamu miliki adalah editor video gratis seperti Openshot Video Editor. Dari segi antarmuka, Openshot juga sangat sederhana dan mudah dioperasikan, mirip iMovie pada Mac.

Fiturnya pun sangat lengkap untuk kategori open source, bahkan banyak fitur premium yang bisa digunakan. Selain itu, app ini termasuk powerful untuk keperluan editing serta memiliki unlimited layer atau track.

Namun, Openshot Video Editor ini terkadang mengalami crash saat dijalankan pada distro Linux tertentu, salah satunya Mint 17.3. Jadi, kamu perlu menginstal add-on jika OS yang digunakan tidak memenuhi syarat.

  1. Steam

Kata siapa Linux tidak bisa digunakan untuk nge-game? Tentu bisa, dengan menggunakan kumpulan aplikasi Linux penyedia game seperti Steam. Bahkan, terdapat distro Linux bernama Steam OS dari Valve, pengembang Steam.

Contoh game yang bisa disupport oleh Steam antara lain Dota serta Team Fortress. Namun, perlu diperhatikan bahwa sistem operasi yang dipakai dapat berpengaruh, sebaiknya gunakan versi 64bit agar prosesnya lancar.

Jika menggunakan 32bit, umumnya akan terjadi error saat menjalankan game. Untuk memperoleh pengalaman gaming lebih maksimal, kamu juga bisa menggunakan Stream OS sebagai distro yang dikembangkan khusus untuk bermain game.

Baca juga: 15 Aplikasi Tema Hello Kitty untuk Smartphone Android

  1. Font Windows

Sebagai sistem operasi dengan lisensi open source, distro Linux tidak bisa sembarangan memasukkan program atau aplikasi. Selain itu, distro-distro ini tidak bisa asal menambahkan elemen pelengkap seperti driver dan font.

Hal ini karena beberapa font memiliki lisensi penggunaan berbeda, contohnya seperti font standar Microsoft Office. Sebagai solusinya, pengguna bisa menginstal kumpulan aplikasi Linux berupa font installer melalui aplikasi software manager.

Software manager kurang lebih mirip seperti Play Store pada perangkat Android. Cukup cari program dengan kata kunci “font”, lakukan penginstalan, kemudian setelah selesai restart komputer agar font baru bisa terdeteksi.

Karena sedikitnya program atau aplikasi yang tersedia secara gratis atau open source, kamu perlu selektif memilih aplikasi yang akan diinstal. Untuk memudahkan, kesepuluh kumpulan aplikasi Linux tersebut bisa kamu instal.

Baca Juga:  Cara Download Lagu di Spotify Mudah Anti Gagal